BNPB Adakan Gelar Relawan Penanggulangan Bencana di Surakarta

SURAKARTA – BNPB adakan Gelar Relawan Penanggulangan Bencana (PB) yang ke-4 di Stadion Manahan, Surakarta selama 4 hari. Peserta gelar relawan yang diikutsertakan merupakan relawan yang berdomisili di daerah lokasi kegiatan dan relawan dari pusat. Berbagai macam aktivitas kerelawanan diagendakan selama pelaksanaan gelar relawan berlangsung. Working session, 24 special session dan 8 side events. Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bernadus Wisnu Widjaja menyatakan bahwa dalam menghadapi potensi bencana, kita harus berupaya meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat salah satunya adalah mewujudkan sumber daya manusia yang mampu, berkompeten dan terampil dalam penanggulangan bencana. Hal tersebut disampaikan saat membuka Gelar Relawan PB di Stadion Manahan dengan tema Relawan PB Tanggap, Tangkas dan Tangguh dalam Penanggulangan Bencana. Ia mengatakan bahwa masyarakat dapat melatih diri menjadi relawan penanggulangan bencana atau membentuk komunitas dan forum pengurangan risiko bencana (PRB). Masyarakat pun bisa melakukan aksi PRB sesuai dengan kearifan lokal yang dimiliki daerahnya masing-masing. Wisnu menekankan akan pentingnya meningkatkan kapasitas, menambah ilmu tentang kebencanaan khususnya pencegahan dan kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana. “Mari kita cegah risiko bencana bersama-sama sebelum risiko bencana mengenal kita dan orang-orang disekitar kita,” tambahnya. Agenda Gelar Relawan selama 4 hari berupa finalisasi SOP 8 klaster, seminar regulasi PB, workshop desk relawan, inisiasi pembentukan forum nasional relawan PB, sosialisasi LSP PB, sosialisasi logistik, goes to school dan gerakan aksi relawan PB. Seluruh aktivitas Gelar Relawan PB dilaksanakan di lapangan terbuka dengan tenda-tenda sebagai ruang seminar/kelas, tempat istirahat peserta, dan sekretariat yang bertempat di area parkir Stadion Manahan, Surakarta. Sedangkan gerakan aksi relawan PB berupa penanaman pohon produktif, biopori dan serapan air, penanganan tanah retak, dan webbing jute dilakukan pada beberapa titik di Kabupeten Klaten dan Karanganyar. Goes to school berupa sosialisasi pengurangan risiko bencana pada sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA di kota Surakarta. Selain kegiatan utama, Gelar relawan PB juga menampilkan bengkel jute-net dari BPBD Kabupaten Cilacap, aksi pemadam kebakaran dari BPBD Surakarta, panggung hiburan rakyat, dan bazaar UMKM yang berlokasi di Stadion Manahan Surakarta.

Related posts