BIMBINGAN TEKNIS PENINGKATAN KOMUNIKASI DATA DAN INFORMASI KEBENCANAAN

Penguasaan dan pengelolaan data dan informasi serta penggunaan alat komunikasi saat ini sangat diperlukan dalam manajemen penanggulangan bencana, hal ini dikarenakan kondisi geografis, geologis, hidrologis dan demografis yang memungkinkan terjadinya bencana, baik yang disebabkan oleh faktor alam, faktor non alam maupun faktor manusia. Kejadian bencana dapat menyebabkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis yang dalam keadaan tertentu dapat menghambat pembangunan nasional sehingga program pengurangan risiko bencana merupakan sesuatu hal yang sangat penting untuk dilaksanakan.

 

Oleh sebab itu sejalan dengan pentingnya pengumpulan data dan informasi di daerah terdampak, maka diadakanlah kegiatan Bimbangan Teknis Peningkatan Komunikasi  Data dan Informasi Kebencanaan, tanggal 10 s.d. 12 April 2013, di Hotel Inna Dharma Deli, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini bertujuan membekali pihak-pihak yang terkait dengan masalah pengumpulan data dan informasi kebencanaan dan meningkatkan pemahaman sistim informasi dan komunikasi dalam penanggulangan bencana, kegiatan bimbingan teknis berjumlah 50 (lima puluh) peserta yang berasal dari staf pengelola teknis data dan informasi kebencanaan BPBD dan instansi terkait se-Provinsi Sumatera Utara.

 Acara ini dibuka secara langsung oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas, DR. Sutopo Purwo Nugroho. Dalam sambutannya disampaikan bahwa pentingnya data dan informasi dalam pengambilan keputusan pimpinan dalam penanggulangan bencana, oleh karena itu demi terwujudnya data dan informasi yang akurat dan terintegrasi antara pusat dan daerah seiring perkembangan informasi dan komunikasi, maka diselenggarakannya bimbingan teknis ini.


Adapun materi yang disampaikan pada bimbingan teknis ini adalah tata cara pengumpulan, pengelolaan, penyajian dan pelaporan data dan informasi bencana, pembuatan info bencana secara cepat dan penggunaan sistem informasi dan komunikasi kebencanaan terpadu serta pengenalan mobil komunikasi.

Related posts