Mulailah mengetik pada pencarian di atas dan tekan tombol kaca pembesar untuk mencari.

SAR Dog Bantu Temukan Satu Jenazah Warga Kabupaten Kupang

Dilihat 338 kali
SAR Dog Bantu Temukan Satu Jenazah Warga Kabupaten Kupang

Foto : Proses pencarian warga terdampak bencana yang hilang oleh SAR dog dan tim SAR gabungan di Kabupaten Kupang, Jumat (9/4). (Istimewa)


JAKARTA – Dukungan SAR dog sangat membantu dalam upaya pencarian dan evakuasi warga yang masih dinyatakan hilang pascabencana akibat siklon tropis Seroja. Hari ini, Jumat (9/4), satu warga dari Kabupaten Kupang berhasil ditemukan oleh SAR dog dan tim SAR gabungan. 

Koordinator Search and Rescue (SAR) dog yang dikerahkan BNPB Hardianto Wardjaman menyampaikan seekor anjing dengan kualifikasi SAR berhasil mengidentifikasi satu warga yang hilang. Dalam tempo satu jam sejak diterjunkan ke lokasi terdampak, SAR dog membantu tim SAR gabungan menemukan satu warga yang hilang di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Akhirnya, satu jenazah yang dilaporkan hilang di kabupaten ini berhasil dievakuasi. 

Sehari sebelumnya, dua SAR dog yang siaga di Kota Kupang akhirnya diputuskan satu anjing untuk mencari korban hilang di Kabupaten Kupang. Kepala BNPB Doni Monardo menginstruksikan hal tersebut saat melakukan rapat koordinasi pos komando pada Kamis malam (8/4).

“Kami berhasil menemukan satu korban. Dalam kurun waktu satu jam, SAR dog kami dan Basarnas menyisir sejauh dua hingga tiga kilometer. Korban berasal dari Kabupaten Kupang,” ujar Hardianto dalam rapat koordinasi antar pos komando, pada Jumat (9/4).

Sementara itu, SAR dog yang berada di Weimatan, Lembata, berhasil mengidentifikasi tiga titik yang diperkirakan terdapat jenazah warga hilang. 

“Tadi pagi, jam enam pagi, di Weimatan dekat pantai, SAR Dog menemukan tiga titik,” tambah Hardianto.

Ia juga menambahkan bahwa SAR dog mampu mengidentifikasi tiga titik yang ditemukan sehari sebelumnya di Desa Weimatan, Lembata. Dari ketiga titik yang diduga terdapat korban hilang, dua jenazah telah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Keluarga korban yang menunggu proses evakuasi jenazah anggota keluarganya menyampaikan terima kasih kepada Kepala BNPB dan Gubernur NTT dalam upaya pencarian dan evakuasi korban hilang.  

Hardianto mengatakan medan evakuasi korban sangat sulit. Warga desa setempat dan sukarelawan harus membuat rute untuk akses eskavator untuk mengevakuasi korban tersebut. 

SAR dog dari Jakarta Rescue ini akan melanjutkan upaya pencarian pada esok hari (10/4) di Weimatan. Dengan ditemukannya korban hilang di Kabupaten Kupang, SAR dog akan dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian di wilayah lain. 

BNPB mendapatkan dukungan Polri dan Jakarta Rescue untuk membantu operasi pencarian dan evakuasi dengan SAR dog di lokasi tersebut. Jakarta Rescue mengirimkan tujuh ekor anjing dengan kualifikasi SAR dog. Ketujuh SAR dog Jakarta Rescue yang dikerahkan oleh BNPB ini berasal dari beberapa unit Jakarata Rescue, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jakarta Timur dan Jawa Tengah. 


Dr. Raditya Jati

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Penulis

Admin


BAGIKAN