Mulailah mengetik pada pencarian di atas dan tekan tombol kaca pembesar untuk mencari.

BNPB Berikan Bantuan Total 500 Juta kepada Kabupaten Pati dan Kabupaten Kudus

Dilihat 1821 kali
BNPB Berikan Bantuan Total 500 Juta kepada Kabupaten Pati dan Kabupaten Kudus

Foto : Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat (DSDD) BNPB, Rustian (dua kiri) memberikan simbolis bantuan percepatan penanganan darurat kepada pemerintah daerah Kudus di kantor BPBD Kudus, Minggu (5/3). (BPBD - istimewa)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) dengan total 500 juta rupiah kepada Kabupaten Pati dan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah untuk percepatan penanganan banjir pada Minggu (5/3). Masing-masing kabupaten mendapatkan bantuan DSP sebesar 250 juta rupiah.

Bantuan dana untuk Kabupaten Pati diberikan secara simbolis oleh Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat (DSDD) BNPB, Rustian kepada Pj. Bupati Kabupaten Pati di pendopo Bupati Pati. Selain DSP, BNPB juga memberikan dukung berupa bantuan logistik senilai 100 juta rupiah.

Sementara untuk Kabupaten Kudus, bantuan diberikan secara simbolis Rustian kepada Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus dan didampingi oleh Asisten 2 Bupati Kudus di BPBD Kabupaten Kudus.

Bantuan logistik senilai 100 juta juga berikan kepada pemerintah daerah Kabupaten Kudus sebagai pemenuhan awal kebutuhan dasar warga terdampak.

Rustian bersama tim BNPB juga melakukan pendampingan kepada pemerintah Kabupaten Kudus dan Kabupate Pati untuk percepatan penanganan banjir di dua wilayah tersebut.

Sebelumnya dilaporkan banjir melanda Kabupaten Pati pada Selasa (17/2) lalu. Banjir dipicu oleh hujan selama hampir satu minggu di wilayah tersebut sehingga mengakibatkan daerah aliran sungai ridak mampu menampung debit air hujan. Hingga Senin (6/3), banjir berdampak pada 24.189 jiwa dan memaksa 1.162 jiwa untuk mengungsi. 

Banjir juga berdampak pada 7.156 unit rumah, 3.520 hektar lahan pertanian, 126 hektar tambak terendam, 28 fasilitas pendidikan terdampak, 39 fasilitas ibadah terdampak, dan 42.390 meter jalan desa terdampak.

Sementara di Kabupaten Kudus, banjir berdampak pada 25.280 jiwa dan 396 jiwa di antaranya harus mengungsi. Banjir yang terjadi pada jumat (24/2) tersebut dipicu oleh hujan intensitas tinggi sehingga mengakibatkan luapan aliran sungai.

Hingga Senin (6/3), pantauan kondisi air masih mengalami kenaikan khususnya di wilayah Desa Jati Wetan, Desa Tanjung Karang, dan Desa Jetis Kapuan di Kecamatan Jati, juga di

Desa Ngemplak dan Desa Karangrowo di Kecamatan Undaan, dan Desa Payaman dan Desa Golan Tepus di Kecamatan Mejobo.

Banjir juga merendam jalan utama Tanjung Karang dan menyebabkan kemacetan sepanjang 6 KM.


Abdul Muhari, Ph.D. 

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Penulis

Admin


BAGIKAN