BENCANA ADALAH PERSOALAN KERENTANAN

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana (Pusdiklat BNPB), melakukan pelatihan Senior Disaster Management Training di Lombok Garden Hotel,Mataram,4-8 Oktober 2013. Kegiatan ini dalam rangka memberikan pembekalan materi kepada 8 BPBD Provinsi dan 16 BPBD Kabupaten/Kota.

Kepala BNPB dalam ksesempatannya memberikan arahan mengenai kerentanan dalam bencana karena tidak semua daerah memiliki lokal wisdom (6/10).

Lokal wisdom adalah kearifan lokal yg menuntun sebuah masyarakat dalam sebuah proses yang dinamik dan bisa diwariskan.

Dapat masuk dlm sgala lini,manusia mampu.

Persoalan sosial,politik,emergency,sebab-sebab yang bersifat alternatif dan sebab-sebab reguler (seperti halnya banjir kiriman,hujan lokal dan rob).

"Bencana adalah persoalan kerentanan, sehingga kita bisa mengantisipasi dan mengurangi korban jiwa" ucapnya. 

"Ketika anda sudah memakai brevet berarti sudah siap masuk dalam tim 247,yakni 24 jam dalam 7 hari"tambahnya.


Bencana sebagai produk sosio ekologi. Misalnya penduduk yang tinggal di bantaran kali Ciliwung. Masyarakat rentan belum tentu miskin bisa saja terjadi pada orang yang Jangan ragu-ragu melibatkan tni/polri. 


Sulitnya anggaran dalam penanggulangan bencana juga menjadi sorotan. 72% anggaran berada di pusat,28% berada di daerah

BNPB siap membantu dan telah mendapat predikat WTP TPP (Wajar tanpa Pengecualian, tanpa paragraf penjelasan).


Outcome dari kegiatan ini adalah pegawai BPBD memahami manajemen penanggulangan bencana dan mampu mengambil keputusan terkait PB di Ibdonesia. "Saya sangat berharap banyak dari outcome dari anda" tutup syamsul maarif.

Related posts