Banjir Rendam Ratusan Rumah di Lebak dan Demak

Hujan berintensitas tinggi dan tingginya kerentanan fisik daerah aliran sungai menyebabkan sungai-sungai meluap dan menimbulkan banjir. Di Kabupaten Lebak Prov Banten, meluapnya Sungai Ciliman telah menyebabkan banjir merendam 8 desa di Kec Banjarsari yaitu Desa Keusik, Ciruji, Umbul Jaya, Lebakkeusik, Cidahu, Kumpay, Cilegong ilir, dan Labanjaya pada Jumat (24/4) pukul 06.00 Wib. Lebih dari 350 rumah terendam banjir setinggi 1-1,5 meter. Sedangkan di Kp Cibeber, Desa Warung Banten, Kec Cibeber terjadi longsor menyebabkan 2 rumah rusak berat. Angin kencang menyebabkan 1 rumah roboh di Desa Tanjungwangi Kec Muncang. BPBD Kab Lebak, TNI, Polri, Tagana, SAR, PMI, SKPD dan relawan masih melakukan penanganan darurat banjir. Bantuan logistik telah didistribusikan kepada korban banjir. Sementara itu, banjir juga terjadi di Kab. Demak, Jawa Tengah pada Jumat (24/4) pukul 17.00 Wib. Hujan berintensitas tinggi dan kondisi Sungai Cabean yang telah mengalami pendangkalan telah menyebabkan sungai tidak mampu air limpasan dari daerah Ungaran dan Klepu Karangjati sehingga banjir. Tiga titik tanggul jebol. Beberapa desa terendam banjir setinggi 20-100 cm seperti di Desa Tlogoweru, Desa Rejosari, Desa Sidorejo Kec. Guntur, dan Kec Karangawen. Lahan sawah seluas 148 Ha juga terendam banjir. Tidak ada pengungsian. Beberapa ruas jalan terendam banjir sehingga menimbulkan kemacetan. BPBD Prov Jateng, BPBD Demak, TNI, Polri dan unsur lainnya saat ini sedang melakukan koordinasi di Balai Desa Tlogoweru. Pendataan masih dilakukan. Kepala BNPB, Syamsul Maarif, telah memerintahkan Deputi Penanganan Darurat BNPB untuk terus berkoordinasi dengan BPBD yang terkena bencana. BNPB melakukan pendampingan BPBD. Bantuan diberikan sesuai kebutuhan di lapangan. Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Related posts