Antisipasi Karhutla Jelang Asian Games 2018

JAKARTA - Pengarahan pada Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2018 di Istana Negara Jakarta. Presiden Joko Widodo meminta agar Asian Games 2018, yang akan digelar di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus hingga 2 September, tidak diganggu asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 

Perhelatan Asian Games di Jakarta dan Palembang pada Agustus 2018 bertepatan dengan puncak musim kemarau. Saat itu, risiko karhutla meningkat. Kebakaran hutan dan lahan bisa menimbulkan asap yang berpotensi mengganggu jalannya Asian Games. Di Sumatera Selatan (Sumsel) ada 146 desa yang bila wilayah itu terbakar, asapnya dapat menutup stadion atau venue olahraga.

 

BNPB telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi bencana tersebut. Pihaknya menyiapkan Operasi Satuan Tugas (Satgas) Darat yang akan melakukan patroli dan pemadaman di darat jika terjadi kebakaran. Pemadaman dari udara pun disiapkan dengan menyerahkan helikoper water bombing, melakukan operasi hujan buatan, serta patroli.

 

BNPB menggunakan helikopter berkapasitas 3.000-4.000 liter air sekali terbang. Jumlahnya sekitar 35 unit. Penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk hujan buatan dilakukan bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Pembasahan gambut dengan mambangun sekat kanal kanal di area gambut dilakukan oleh Badan Restorasi Gambut (BRG). Kesiapsiagaan ini berlaku untuk tiga provinsi di Sumatera, yakni Sumsel, Riau dan Jambi.

 

Karena 99 persen kebakaran ini disengaja maka BNPB juga mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan melalui penegakan hukum. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menyiapkan sanksi baik pidana, perdata, serta hukuman administrasi.

 

BNPB juga menyiapkan sosialisasi kepada masyarakat dan kepala daerah mengenai ancaman kebakaran lahan dan hutan. Upaya lainnya yang disiapkan adalah menyediakan layanan kesehatan dan pendidikan jika terjadi kebakaran hutan dan asapnya mengganggu aktivitas.

 

BNPB bersama masyarakat, dunia usaha, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan, Pemda, kementerian dan lembaga pemerintahan akan melakukan upaya kesiapsiagaan secara serius untuk menghadapi potensi ini dan mensukseskan penyelenggaraan Asian Games 2018.

 

Related posts