ASEAN Studi Banding Sistem Pantauan Bencana BNPB

Jakarta – Peserta perwakilan negara-negara Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) mengunjungi Pusat Pengendali Operasi (pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (11/8). Mereka mengikuti program pelatihan Capacity Development for Immediate Access and Effective Utilization of Satellite Information for Disaster Management dengan dukungan Japan International Cooperation Agency (JICA) dan ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre).

Pada kunjungan tersebut, Kepala Bidang Data BNPB Dr. Agus Wibowo menjelaskan mengenai sistem pemantauan bencana di Indonesia. “Saat ini BNPB memiliki sistem pemantauan bencana yang bersifat real time dan terintegrasi dengan sumber data dari lintas kementerian”, kata Agus Wibowo. Beberapa aplikasi yang diperkenalkan seperti InAWARE, Geospasial dan Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI). Salah satu aplikasi pemantauan bencana InAWARE nantinya akan terintegrasi juga dengan sistem Disaster Monitoring and Response System (DMRS) dari AHA Centre, ungkap Agus Wibowo.

Perwakilan JICA mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan berbagi pengalaman mengenai sistem monitoring bencana di Indonesia. Pelatihan ini merupakan bagian dari proyek bantuan peningkatan kemampuan kapasitas informasi satelit pengelolaan bencana. Pelatihan ini memiliki tujuan salah satunya upaya peningkatan penggunaan informasi satelit dan penguatan jaringan penanggung jawab bidang bencana dengan AHA Centre sebagai pusatnya.  


Related posts