2 Tewas Akibat Banjir Longsor di Bogor dan Ratusan Rumah Terendam Banjir Bandang di Bone Bolango

BOGOR - Hujan deras dan tingginya kerentanan telah menyebabkan banjir, longsor dan banjir bandang di Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo pada Jumat (15/8). Tebing longsor telah menimbun satu rumah di bawahnya akibat hujan deras di Kampung Bebek RT 2 RW 10, Kel Kedung Halang, Kec Bogor Utara, Kota Bogor, Jabar sekitar pukul 19.30 wib. 2 orang tewas ibu dan anaknya dalam posisi berpelukan yaitu Eka Purwanti (35) dan Damar (1,5) setelah tertimbun selama 1 jam. Yakub (7) anak satunya berhasil diselamatkan tetangganya. Korban saat ini masih disemayamkan di masjid. Saat kejadian suaminya di luar rumah kerja sopir angkot. Tim SAR gabungan bersama masyarakat melakukan evakuasi dan bantuan kepada korban. Hujan juga menyebabkan banjir di beberapa titik di Kabupaten Bogor. Banjir di Desa Cilebut Barat, Kec Sukaraja menyebabkan 95 rumah terendam banjir hingga 1,5 meter, sedangkan di Desa Cimandala sekitar 18 rumah terendam banjir. Longsor jalan di Desa Pasir Jambu menyebabkan jalan terputus. Banjir juga sempat menggenangi rel keretapai antara Cilebut-Bojong Gede sehingga keretaapi hanya sampai stasiun Bojong Gede pada pukul 20.15 wib. BPBD Kab. Bogor masih melakukan penanganan darurat bersama TNI, Polri, Tagana, PMI, SKPD dan lainnya. Sementara itu, 6 desa di 3 kecamatan di Kab. Bone Bolango diterjang banjir bandang akibat sungai Bone Bolango meluap pada pukul 16.00 Wita. Ratusan warga mengungsi yaitu di Kec Suwawa 178 jiwa (84 KK), Kec. Suwawa Timur 302 jiwa (76 KK), dan Kec. Batu Pinggih. 102 jiwa (28 KK). Satu rumah hanyut. Pendataan masih dilakukan. BPBD Bone Bolango melakukan evakuasi , pendataan dan memberikan bantuan. Ketinggian air saat ini 50 - 100 cm Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Related posts