124 RUMAH RUSAK AKIBAT GEMPA 5,9 SR DI MALANG

Gempa 5,9 SR di 112 km tenggara Malang, Jawa Timur pada Senin (8/7) pukul 09:13:39 WIB, di kedalaman 10 Km ternyata memberikan dampak kerusakan rumah dan bangunan di daerah selatan Malang. BPBD Kab. Malang telah menerjunkan 4 tim reaksi cepat untuk melakukan pendataan dampak gempa. Total ada 124 rumah rusak yang meliputi 11 rumah rusak berat, 18 rumah rusak sedang, dan 95 rumah rusak ringan di 5 kecamatan.

Kerusakan rumah tersebut terdapat di:
1. Kec. Dampit (2 unit rumah rusak ringan)
2. Kec. Ampel Gading (2 rusak ringan)
3. Kec. Tirto Mulyo (2 rusak berat, 2 rusak sedang, 9 rusak ringan)
4. Kec. Gedangan (1 rusak berat)
5. Kec. Sumber Manjing Wetan (8 rusak berat, 16 rusak sedang, 52 rusak ringan).

Terdapat 1 orang korban patah tulang, akibat lari dari rumah dan terjatuh.
Saat ini korban telah dibawa ke Puskesmas terdekat dan dirujuk ke RS. Bala Keselametan - Turen. Korban berdomisili di Dusun Tugu Sari RT.01 RW. 01 Desa Bumi Rejo Kec Dampit, Malang.

Upaya yang telah dilakukan:
- Masyarakat bersama Muspika bergotong-royong membenahi rumah-rumah terdampak.
- Untuk pengungsian saat ini korban yang kehilangan tempat tinggalnya, mengungsi di kerabat atau tetangga terdekat,
- BPBD Malang telah membagikan paket sembako kepada keluarga yang terdampak Rusak Berat, dan saat ini untuk keluarga terdampak akan segera didistribusikan kembali untuk yang belum mendapatkan paket sembako.
- Pendataan masih dilakukan.

Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terkait terjadinya gempa dengan magnitude yang cukup besar, seperti di Aceh 6,2 sr, Pagai Selatan 6,1 sr dan Malang 5,9 sr. Gempa bersifat mendadak dan tidak dapat diprediksikan. Saat merasakan gempa segera keluar dari rumah dan mencari tempat yang aman. Jika di pantai segera mencari tempat yang tinggi dan aman.

Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Related posts