12 ORANG TERTIMBUN RERUNTUHAN BANGUNAN, EVAKUASI TERUS DILANJUTKAN  

Upaya pencarian korban reruntuhan bangunan Rumah Toko (Ruko) Cendrawasih Permai di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda hingga saat ini diteruskan dilakukan. Adanya dugaan kesalahan kontruksi yang lemah saat selesai pengecoran bangunan Ruko tiga lantai yang telah dilakukan pada Selasa (03/06) telah menyebabkan bangunan runtuh pada pukul 06.25 Wita. 15 ruko runtuh bersamaan. Berdasarkan informasi BPBD, bangunan runtuh sesaat setelah pekerja beristirahat setelah bekerja dari pukul 02.00-05.00 Wita melakukan pengecoran pada Selasa dini hari. Dari 84 orang pekerja yang ada saat itu, 72 orang selamat, 9 orang luka-luka dan masih dirawat di RS. AW Syahranie Samarinda, 4 orang meninggal dunia, dan 8 orang masih tertimbun bangunan. Proses evakuasi masih dilanjutkan hingga malam ini. Sebanyak 300 personil tim gabungan dari BPBD Kota Samarinda, BPBD Kalimantan Timur, Basarnas, TNI, Polri, Tagana, PMI, SKPD dan relawan dikerahkan untuk melakukan evakuasi korban. Menurut informasi dari para tukang yang bekerja sebagian besar pekerja berasal dari daerah Jawa Timur, yaitu Trenggalek, Kediri, Tulungagung dan Ponorogo. Beberapa alat berat dikerahkan untuk mengangkat puing-puing reruntuhan gedung dan menyelamatkan para korban yang mungkin masih ada yang terjebak di lokasi kejadian. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kontraktor bangunan tersebut.   Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Related posts