GELOMBANG TINGGI SEBABKAN PERAHU MOTOR TENGGELAM DI MALUKU BARAT DAYA

Tweet

Pada tanggal 26 Februari 2013, sekitar pkl. 09:00 WIT, telah terjadi kecelakaan angkutan laut (perahu motor berpenumpang 10 orang) tenggelam dihamtam ombak di sekitar perairan Pulau Moa dan Pulau Leti kec. Moa Lakor Kab. Maluku Barat Daya.

Kecelakaan tersebut diakibatkan oleh cuaca buruk yang diikuti gelombang tinggi dan angin kencang, sehingga menyebabkan 2 orang meninggal dunia.

Nama korban meninggal:

1. Boifaris Saleky (laki-laki/32 thn)

2. Magdalena Benedik (perempuan/58 thn).

Sedangkan korban selamat berjumlah 8 orang dirawat di RS.

Laporan diterima oleh BPBD Prov. Maluku dari BPBD Kab. Maluku Barat Daya dan Dinsosnaker Kab. Maluku Barat Daya.

Siklon tropis telah memberikan dampak langsung kondisi cuaca dan  perairan di wilayah Indonesia. Menurut BMKG siklon Rusty memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia berupa :

- Hujan dengan intensitas ringan - sedang di Jawa bagian tengah dan timur, Bali, NTB, dan NTT.

- Angin kencang di Jawa bagian Selatan, Bali, NTB dan NTT.

- Gelombang dengan ketinggian 3 - 4 meter berpeluang terjadi di Laut Flores, Laut Sumbawa, Laut Sawu bagian utara, Laut Timor, Perairan Kep. Sermata, P. Leti, Perairan Kep. Babar, Kep. Tanimbar, Perairan Kep. Aru, dan Laut Arafuru bagian barat dan tengah.

- Gelombang dengan ketinggian 4 - 6 meter berpeluang terjadi di Perairan Enggano  barat Bengkulu, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Jawa hingga NTB, Perairan selatan P. Sumba, Laut Sawu bagian selatan, Perairan P. Sawu P. Rote selatan Kupang, Samudera Hindia sebelah barat Mentawai hingga selatan NTT.

Sutopo Purwo Nugroho

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB